About Us

Rempah Terkenal di Indonesia, Sebagai negara dengan tanah yang subur, Indonesia merupakan tempat yang cocok untuk ditanami berbagai jenis tanaman, terutama rempah-rempah. Rempah-rempah Indonesia tidak hanya populer di kalangan masyarakat Indonesia tetapi juga mendapat pengakuan dari dunia internasional.

Rempah-rempah adalah bahan penting untuk pengobatan, memasak, minuman, dll. Dan Rempah-rempah memiliki rasa dan aroma yang sangat kuat, itu adalah komoditas perdagangan yang mahal di masa lalu. Jadi berikut adalah daftar 10 rempah-rempah populer di Indonesia.

Rempah Terkenal di Indonesia

1. Cengkih

Indonesia adalah produsen cengkeh terbesar di dunia, tumbuh dengan baik terutama di Maluku dan Ambon. Karena rasanya yang khas, masyarakat di Eropa dan Asia menggunakan cengkeh sebagai bahan tambahan penyedap makanan. Cengkih juga bisa menjadi obat bagi mereka yang alergi terhadap cuaca dingin.

Orang-orang mengatakan bahwa Kaisar Cina menugaskan mereka yang ingin bertemu dengannya untuk mengunyah cengkeh sehingga mereka akan memiliki nafas yang baik, juga cengkeh Portugis dihargai dengan harga emas di masa lalu. Di sini, di Indonesia cengkeh biasa digunakan sebagai bahan baku rokok kretek.

2. Lada

Lada merupakan rempah asli yang berasal dari Indonesia dengan Lampung sebagai penghasil lada tertinggi di Indonesia. Rasa pedasnya bisa menghangatkan tubuh kita dan aromanya yang kuat bisa menjadi obat flu. Secara umum ada dua jenis lada yaitu lada putih dan lada hitam tetapi lada putih atau merica lebih sering digunakan oleh masyarakat Indonesia.

Hampir 80% komoditas lada Indonesia diekspor ke luar negeri, dinominasikan sebagai raja rempah-rempah di awal tahun 2000-an namun terjadi penurunan pada tahun 2005 karena bangkitnya Vietnam sebagai pesaing produsen lada. Oleh karena itu Indonesia masih mengamankan posisinya sebagai pengekspor lada terbesar kedua di dunia setelah Vietnam.

3. Kayu Manis

Rempah-rempah ini tidak hanya diolah sebagai bahan masakan tetapi juga digunakan sebagai pengontrol gula darah, meredakan sakit kepala bagi penderita rematik, dan pencegahan infeksi. Aroma kayu manis yang sangat tajam, manis, dan juga cukup pedas, dapat ditemukan di beberapa daerah di Indonesia. Memiliki daun berbentuk elips, kulit pohon keabu-abuan, dan memiliki tinggi sekitar 5 sampai 15 meter.

Ada empat jenis kayu manis yaitu Ceylon, Cassia, Saigon, dan Korintje yang populer untuk tujuan komersial. Sedangkan untuk Indonesia merupakan penghasil utama kayu manis cassia, kayu manis cassia adalah kulit kayu keras yang memiliki bau tajam, pedas, dan cukup pahit.

4. Jahe

Jahe biasa digunakan sebagai campuran makanan atau minuman untuk menghangatkan tubuh manusia saat cuaca dingin. Orang Indonesia menggunakan jahe untuk makanan, membuat minuman herbal tradisional, dan membuat wedang jahe. Tidak hanya di Indonesia rempah-rempah ini dinominasikan sebagai rempah-rempah penting bagi orang Eropa yang harus melewati musim dingin.

Jahe ada 3 macam yaitu jahe putih atau jahe emprit untuk makanan dan minuman jamu tradisional, jahe gajah atau jahe kuning sebagai bumbu dapur masakan, dan jahe merah untuk obat dan minyak jahe.

5. Pala

Belanda menguasai perkebunan pala Indonesia di Pulau Banda pada masa kolonialisme. Selain digunakan sebagai bahan masakan, buah pala juga digunakan sebagai obat beberapa penyakit termasuk pes.

Oleh karena itu Belanda sangat memandang Pala Indonesia sebagai rempah-rempah penting yang patut dilindungi dari negara lain. Saat itu pala hanya tumbuh di pulau Banda karena hanya tumbuh di tanah yang subur dan cukup kering di tengah iklim tropis.

Pala adalah komoditas perdagangan yang populer dan mahal bahkan sejak Kekaisaran Romawi. Tumbuhan dioecious ini memiliki daun elips ramping, buah seperti lemon, berwarna kuning, dan memiliki aroma yang khas karena mengandung minyak atsiri.

6. Kapulaga

Kapulaga merupakan salah satu rempah yang terkenal di Indonesia. Berbeda dengan rempah-rempah lainnya di atas, kapulaga lebih banyak digunakan sebagai bahan obat tradisional seperti untuk menyembuhkan sakit perut, batuk, dll. Ada dua jenis kapulaga yang ada di Indonesia: kapulaga jawa (Amomum compactum) & kapulaga India (Elettaria cardamomum).

Kapulaga dinominasikan sebagai salah satu rempah termahal dunia setelah saffron dan vanilla sehingga tidak hanya di Indonesia tetapi India dan Guatemala menjadi eksportir kapulaga. Kapulaga sama harga dengan emas dalam perdagangan internasional, kapulaga hitam digunakan sebagai bahan untuk membuat kari sedangkan yang hijau adalah bahan tambahan untuk kopi, teh, dan kue.

7. Temulawak

Temulawak merupakan tanaman rimpang dan termasuk dalam famili jahe, kita tahu bahwa setiap famili jahe terkenal dengan kemampuannya menghasilkan ramuan tradisional untuk menyembuhkan beberapa penyakit.

Dan Temulawak tumbuh di iklim tropis dan subtropis seperti Indonesia, India, Bangladesh, China, dan Jepang. Rempah-rempah ini menjadi populer tidak hanya di Indonesia tetapi juga di luar.

Orang Bangladesh menggunakan air temulawak untuk menyembuhkan sakit gigi dan ketombe, orang Cina menggunakan temulawak untuk menyembuhkan beberapa penyakit seperti: rematik, darah tinggi, maag, sakit perut, dll. Orang Jepang menggunakannya untuk menyembuhkan gangguan tidur dan stres, sedangkan orang Indonesia telah menggunakannya untuk membuat obat tradisional atau minuman tradisional bernama jamu. Baca Selengkapnya tentang Jamu Indonesia

8. Serai

Serai adalah rempah-rempah yang tidak memiliki rasa tetapi merupakan bumbu untuk membuat masakan menjadi harum. Bentuknya memanjang seperti rumput dengan kulit yang tebal, terkadang berwarna kuning atau hijau. Serai mengandung sitronela yang efektif sebagai pengusir nyamuk.

Selain itu, minyak serai juga dapat meredakan perut kembung, melembapkan kulit, dan mencegah bau badan. Anda bisa minum teh serai untuk mendapatkan sistem pencernaan yang sehat, karena terdiri dari partikel yang dapat membunuh bakteri dan parasit dalam sistem pencernaan. Anda mungkin ingin membaca tentang Makanan Pembuka Tradisional Indonesia.